Berharap Bupati dan Wabup Petahana Diusung Kembali PDIP

SANGGAU - KALIMANTANPERS, Yohanes Ontot, Sabtu (22/7/2017) resmi mendaftar di PDI Perjuangan Sanggau, Kalimantan Barat untuk mengikuti pemilihan kepala daerah tahun 2018 mendatang.

Pukul 09.30 Wib rombongan datang di sekretariat DPC PDI Perjuangan, dengan juru bicara, Urbanus, S.Sos dan Andreyus Wijaya. 

Rombongan disambut oleh panitia penerimaan pendaftaran, Wawan.

"Berharap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Sanggau merekomendasikan kembali pasangan Paolus Hadi dan Yohanes Ontot untuk diusung maju sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sanggau,"ungkap Urbanus. 

Dihari yang sama, pasangan PHYO juga mendaftar di Partai Gerindra dan PKB. (BRP)

Di Makodim 1204/SGU, BPSDM Kementan Beri Arahan Upsus 2017

SANGGAU - KALIMANTANPERS, Rabu tanggal 19 juli 2017  pukul. 14.00 wib bertempat di aula Makodim 1204/Sanggau, Kalimantan Barat telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Upsus Pajale Laporan tanam (Ltt) Agustus - September 2017.

Kegiatan itu merupakan bentuk kerjasama Dinas KPTPHP Kabupaten Sanggau bersama Tim Lo Upsus Kalbar dan Unsur TNI Wilayah Kodim 1204 Sanggau.

Turut hadir pada acara Sekertaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementrian Pertanian, Momon Rusmono, Penyuluh Pusat BPPSDMP Siti Nurjanah, Kadis Pertanian dan TPH Kalbar, Herdawati, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalbar Ir Djiyanto MM, Dirjen Tanaman Pangan Kementrian Pertanian (Ibu Lidya), Dandim 1204/Sanggau (Letkol Inf Herry Purwanto S. Sos), Pabandya Wanmil Sterdam XII/Tanjung Pura (Letkol Inf Hardi Darmawan), Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kab. Sanggau (Ir. Jhon Hendri M.Si)

Selain itu hadir dari Kecamatan Danramil se Sanggau, Kepala KCD Pertanian Sekab. Sanggau, Balai Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) tiap kecamatan Kab. Sanggau dan Mantri Tani tiap Kecamatan.

Dandim 1204/Sanggau mengucapkan terimakasih kepada semua yang hadir dalam giat tersebut. "Kita akan bekerja sama dengan kadistan dan jajarannya. Sehingga saat ini Kabupaten Sanggau dapat dilihat tingkatannya di Kalbar. Sementara untuk mencapai sasaran yang di inginkan kedepannya kita dapat berbagi masukan dan saran untuk mencapai target tersebut," tegas Dandim 1204/SGU.

Sekretaris BPPSDMP Kementrian Pertanian Momon Rusmono, agar sampai september tidak ada yang merah atau tidak memenuhi target pada setiap Kabupaten. "Saya minta di setiap kecamatan memprediksi dan jika masih kurang maka terus kita lakukan rapat kembali," pinta Momon.

Oleh karena itu, katanya, setiap Kecamatan bisa saling menyumbang. Penyuluh jangan gaptek, penyuluh dapat mencari informasi di pencarian melalui sarana internet. Tak lupa diungkapkannya, Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian akan membuka Penerimaan Mahasiswa yang akan dibiayai oleh negara dan diinfokan bagi putra putri daerah yang berminat.

Hasil Rakor Upsus antara lain menyepakati sasaran luas tanam padi pada Bulan april - september 2017. (mthry)

Bersama Wali Murid, SMA Don Bosco Rembug Pendidikan Sekolah

SANGGAU -  KALIMANTANPERS, Pertemuan antara pihak Yayasan Pendidikan Helvetia Bunut (YPHB), dengan orang tua siswa baru Tahun pelajaran 2017/2018 dan pihak SMA Don Bosco, Sanggau, Kalimantan Barat di Aula St. Kristoporus (19/7/2017) yang dimulai pukul  09.00 - 12.00 berjalan lancar. Tujuan pertemuan ini membicarakan kemajuan dunia pendidikan khususnya demi kemajuan anak didik sehingga dengan mendapat pendidikan yang berkualitas dan akhlak yang baik, kelak mereka bisa mencapai keberhasilan dalam hidupnya.

Ketua YPHB, Pastor Yanto, OFM. Cap. dalam sambutannya memaparkan latar belakang YPHB.
"Yayasan ini sudah berusia 44 tahun. Sebelumnya disebut Yayasan Sehat (Semua Harus Tolong). YPHB sudah berbadan hukum" Papar Pastor Yanto.

Dengan luas kompleks Yayasan sekitar 14 Ha, yang terdiri dari Kompleks Laverna, Biara, SMP Sugio Pranoto, SMA Don Bosko, Asrama Desa Remaja Putra (ASDERA), Asrama Desa Remaja Putri (ASDERI) dan masih banyak lagi fasilitas lainnya sehingga SMA Sugio Pranoto menjadi salah satu sekolah favorit di Sanggau bahkan di Kalimantan Barat.

"SMA Don Bosko Bunut, Sanggau yang didirikan tahun 1984, tanggal 19 Oktober 2016 mendapat nilai 95 dengan Akreditas A dan kini siswa SMA Don Bosko ada 493 orang" lanjut Pastor Yanto menjelaskan.
Kepala sekolah Martinus Pok menjelaskan, SMA Don Bosko salah satu dari 3 SMA dan SMK Sekalimantan Barat sudah menerapkan literasi sekolah.

"Saat ini pihak SMA Don Bosko sudah menerapkan bantuan bagi siswa berprestasi Juara 1, 2 dan 3 Umum. Untuk Juara 1 bebas 6 bulan SPP, Juara 2 bebas 4 bulan SPP dan Juara 3 bebas 2 Bulan SPP" papar Pak Martinus. (NdN).


Gerindra Minta Eksekutif Buka Ruang Komunikasi

SANGGAU - KALIMANTANPERS, Partai Gerindra menyambut baik kinerja pemerintah daerah kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat secara umum. Namun kedepannya, Gerindra meminta eksekutif lebih membuka ruang komunikasi agar fungsi dewan sebagai bajeting bisa dimaksimalkan dan disinkronisasikan dalam APBD.

Penyampaian ini di utarakan langsung oleh partai Gerindra melalui juru bicaranya, Robby pada sidang Paripurna DPRD Sanggau tentang laporan pertanggung jawaban nota keuangan tahun anggaran 2016 di gedung DPRD Sanggau, Rabu (19/7/2017).

Partai Gerindra juga memperketat pengawasan penggunaan keuangan demi tertibnya administrasi secara umum sesuai ketentuan yang berlaku. (BRP)

Pemdes Tanap Setujui Komitmen Penanggulangan Karhutla

SANGGAU - KALIMANTANPERS, Dihadiri Pol-PP Kembayan, Kepala KUA Kembayan, pihak PT. KGP, Perangkat Desa Tanap yakni Kades yang diwakili Sekdes Tanap, Temenggung Ba' Pulou Desa Tanap, serta para Kadus, Staf  Desa dan Tokoh Adat Desa Tanap, pihak Polsek Kembayan bersama dengan Camat Kembayan dan Danramil Kembayan mengadakan Sosialisasi dan Penandatanganan Ikrar Bersama Penanggulangan Karhutla di GPU Benua Sompe, Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa (18/7/2017)

Dalam sambutannya Camat Kembayan Drs. Inosensius Nono, menyampaikan bahwa Sosialisasi tentang Kebakaran hutan dan lahan harus dilakukan sebagai upaya mengantisipasi, mengendali dan mengurangi bahaya kabut asap. 

"Biasanya bulan Mei, Juni dan Juli setiap tahun sudah musim kemarau panjang sehingga pembakaran hutan dengan tujuan membuat ladang pasti dilakukan sekitar bulan Juli sampai Agustus" papar Pak Camat Kembayan.

"Kebakaran hutan sudah menjadi isu nasional bahkan menjadi isu international, dan sudah ada brand Kalimantan sudah menjadi "pengekspor asap" Kata Pak Camat Kembayan menjelaskan.

Tahun 2017 ini yang menjadi koordinator Karhutla adalah Polres Sanggau. Dengan demikian di tingkat kecamatan koordinator Karhutla adalah Kapolsek Kembayan. "Pengendalian Karhutla tidak bisa hanya mengandalkan TNI, Polri dan Pihak Kecamatan saja namun harus ada kerjasama berbagai pihak di masyarakat kita" himbau Camat Kembayan.

"Kebakaran hutan merupakan bencana yang sangat ditakuti karena merusak ekosistem, karena itu kita harus mulai bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat agar sadar akan bahaya kebakaran hutan dan lahan. Tradisi dan budaya memang tidak bisa kita kesampingkan, namun kita juga harus selalu berupaya agar tumbuh kesadaran di masyarakat untuk memelihara dan menjaga agar hutan kita tetap lestari untuk penyediaan udara bersih" ujar Camat Kembayan menerangkan.

Kearifan lokal harus ditempatkan pada posisinya dan selalu bersinergi mendukung aturan pemerintah dalam menjaga ketertiban serta pengendalian terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan.
Dalam sambutannya ini Camat juga mengingat agar hewan ternak tetap ditertibkan, apabila pelaksanaannya belum maksimal maka perlu didiskusikan kembali, sama halnya dengan pengendalian Kebakaran hutan bisa mengurangi dampak debu dan asap harus ada Koordinasi dan juga hasilnya dievaluasi untuk ditindaklanjuti.

"Kedepannya kita menggalakan pertumbuhan bidang pertanian moderen, misalnya persawahan, sehingga masyarakat kita semakin sadar bahwa metode pertanian moderen lebih menguntungkan petani dalam hal pendapatan dan hasil" Kata Pak Camat mengakhiri sambutannya.

Danramil Kembayan I Dewa Ketut W dalam sambutannya mengajak para Tokoh Masyarakat terutama pihak Pemerintahan Desa Tanap bisa maksimal bersama TNI dan pihak Polri yang jumlahnya memang terbatas mendukung program pemerintah.

"Pada Tahun 2017 sudah dicanangkan oleh Bapak Presiden tentang penanggulangan Karhutla. Tahun ini Kapolsek menjadi koordinator pelaksanaan Sosialisasi Karhutla di tingkat Kecamatan Kembayan" kata Danramil Kembayan.

Bahaya kebakaran hutan tentu menjadi permasalahan tersendiri. Pemerintahan mengupayakan solusi dengan mengurangi volume kebakaran.

"Diupayakan pembakaran bertahap. Pihak Pemerintahan Desa Tanap diminta berpartisifasi mensosialisasikan bahaya kebakaran hutan dan lahan" ujar Danramil menghimbau.

Kapolsek Kembayan diakhir sesi sambutan dan Materi yang dibawakannya mengingatkan tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan. "Sesuai Undang Undang No. 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan Pasal 56 Ayar (1) mengolah lahan atau ladang dengan cara dibakar sangat dilarang sehingga pada Pasal 108, acaman hukuman bisa berlapis yakni penjara paling lama 10 tahun dan denda mencapai 10 milyar rupiah. Karena itu kami mohon kepada pihak Pemerintahan Desa Tanap beserta unsur terkait bisa membantu kami dan apabila ada ditemukan Karhutla segera catat dimana lokasinya, nama pelakunya, luas lahan dan segera disampaikan ke pihak Polsek Kembayan untuk dimusyawarahkan agar kita dengan masyarakat bisa ada kesadaran untuk mengurangi terjadinya Karhutla di Kembayan" pungkas Kapolsek Kembayan. (NdN)

Welbertus Willy Pimpin DAD Kabupaten Sekadau

SEKADAU - KALIMANTANPERS, Ketua Umum DAD Provinsi Kalimantan Barat, Ir Jakius Sinyor, melantik Welbertus Willy sebagai Ketua DAD Kabupaten Sekadau, periode 2017-2022 di Rumah  Panjang Youth Centre, Senin (17/7/2017).

Welbertus Willy terpilih secara aklamasi saat digelar musyawarah Dewan Adat Dayak Kabupaten Sekadau yang sangat demokratis.

Jakius meminta kepada ketua terpilih agar menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan selalu berpegang pada hukum adat.

Membuka dan membangun ruang koordinasi dan komunikasi demi kelancaran didalam bermasyarakat.

Menegakkan nilai-nilai luhur adat istiadat yang sudah ada dan berkembang ditengah masyarakat.

"Selamat dan sukses, semoga jajaran  DAD Kabupaten Sekadau tetap eksis,"ucap Jakius Sinyor. (Firmus)

Penyuluhan Hukum Pemkab Sanggau Digelar di Aula Camat Kapuas

SANGGAU - KALIMANTANPERS, Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, melalui bidang hukum menggelar penyuluhan hukum tahun anggaran 2017.

Penyuluhan hukum ini digelar di setiap kecamatan. Salah satu kecamatan yang sudah melaksanakan kecamatan Kapuas, Senin (17/7/2017).

Acara di buka langsung oleh Camat Kapuas, Drs Alipius, M Si.

Peserta penyuluhan hukum para pegawai di lingkungan kecamatan Kapuas, para lurah, kades dan peserta didik, dewan guru sekolah menengah tingkat atas.

Nara sumber dari Kejaksaan ada Trie dan rekannya, sedangkan nara sumber dari pengadilan negeri Sanggau, ada Maulana Abdillah, SH dan Humas PN Sanggau, Albanus Asnanto, SH.MH serta rekannya.

Masyarakat menyambut baik kegiatan ini. Berharap kedepannya kegiatan ini berkelanjutan. (Firmus)

Jakeus Sinyor Pantau Musdad Sekadau

SEKADAU - KALIMANTANPERS, Ketua Umum DAD Provinsi Kalimantan Barat, Ir Jakius Sinyor menghadiri langsung musyawarah Dewan Adat Dayak ((DAD) Kabupaten Sekadau, Senin (17/7/2017) di Sekadau.

Rombongan DAD Provinsi Kalimantan Barat disambut hangat oleh jajaran  pengurus DAD Kabupaten Sekadau.

Selain Jakius, hadir juga pengurus lainnya, seperti Yakobus Kumis, Erik dan sejumlah tokoh penting lainnya.

Jakius berharap musyawarah ini menyimpulkan gagasan dan rumusan dalam mendorong dan mendukung program pemerintah dalam membangun daerah ini.

Perlunya dukungan ini agar percepatan pembangunan bisa berjalan lancar dan sukses. (Firmus)